Sabtu, 08 Maret 2014

PANCASILA DAN IMPLEMENTASINYA



Pancasila sebagai ideologi terbuka, yaitu pancasila dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman ataupun perkembangan ideologi lain. Indonesia menganut ideologi terbuka karena Indonesia menggunakan sistem pemerintahan demokrasi yang di dalamnya membebaskan setiap masyarakat untuk berpendapat dan melaksanakan sesuatu sesuai keinginannya masing-masing tetapi tetap sesuai dengan norma-norma yang ada di dalam pancasila. Pancasila sebagai ideologi terbuka mempunyai nilai-nilai yaitu nilai dasar yang bersumber pada kehidupan masyarakat maupun realita bangsa Indonesia seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan; nilai instrumental untuk melaksanakan nilai dasar, seperti UUD 45,UU, Peraturan-peraturan, Ketetapan MPR, DPR, dll; dan nilai praktis yang merupakan penjabaran dari nilai instrumental dan terkandung dalam kenyataan sehari-hari yaitu bagaimana cara kita melaksanakan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti toleransi, gotong-royong, musyawarah, dll.

PANCASILA DAN IDEOLOGI



Pancasila sebagai kepribadian bangsa merupakan perwujudan dari sikap bangsa dalam sikap mental dan perilaku serta amal perbuatan. Pancasila sebagai ideologi bangsa dan Negara hakikatnya bukan hanya suatu hasil perenungan seseorang atau kelompok sebagaimana ideologi lain di dunia, namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat istiadat, kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia.

Ekonomi Pancasila



Konsep ekonomi pancasila berasal dari ide para pendiri bangsa Indonesia, Muhammad Hatta dan Soekarno. Di tengah berkembangnya sistem ekonomi sosialis dan ekonomi kapitalis. Di dalam ekonomi sosialis, segala sesuatu yang ada di dalam negara dimiliki bersama. Negara merupakan penguasa ekonomi sehingga disebut juga ekonomi komando. Harga barang telah ditentukan oleh negara. Dampak positif dari penerapan ekonomi ini adalah tidak ada kesenjangan di antara warga negara, yaitu tidak ada yang kaya dan miskin, sebab warga negara yang kaya harus berbagi pada yang miskin. Contohnya ketika selesai perang dunia, di Uni soviet, warga negara yang memiliki rumah harus berbagi dengan warga negara yang tidak memiliki rumah. Selain itu, kebutuhan yang diperlukan setiap individu telah ditentukan. Tetapi penerapan ekonomi ini menyebabkan individu tidak dapat berkembang dan ketika negara kehabisan sumber daya maka negara tersebut akan mengalami kebangkrtutan.

Demokrasi



Demokrasi adalah keadaan negara dimana dalam sistem pemerintahannya, kedaulatan berada di tangan rakyat, kekuasaan tertinggi berada dalam keputusan rakyat. Atau lebih sering diartikan demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Pemerintahan dari rakyat berarti pemerintah negara mendapat mandat dari rakyat untuk menyelenggarakan pemerintahan. Pemerintahan oleh rakyat berarti penyelenggaraan negara diawasi oleh rakyat supaya tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan di dalamnya. Pemerintahan untuk rakyat berarti kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan adalah untuk kepentingan rakyat.

Kamis, 06 Maret 2014

Demokrasi Pancasila



Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang diwarnai atau dijiwai oleh Pancasila. Pengertian  demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang berdasarkan  kekeluargaan dan gotong-royong yang ditujukan kepada kesejahteraan rakyat, yang mengandung unsur-unsur berkesadaran religious, berdasarkan kebenaran, kecintaan dan budi pekerti luhur, berkepribadian Indonesia dan berkesinambungan. Dalam demokrasi Pancasila, sistem pengorganisasian negara dilakukan oleh rakyat sendiri atau dengan persetujuan rakyat. Dalam demokrasi ini, kebebasan individu tidak bersifat mutlak, tetapi harus diselaraskan dengan tanggung jawab sosial, serta keuniversalan cita-cita demokrasi dipadukan dengan cita-cita hidup bangsa Indonesia yang dijiwai oleh semangat kekeluargaan, sehingga tidak ada dominasi mayoritas dan minoritas.

Warga Negara dan Kewarganegaraan



Di lingkungan masyarakat umum. pengertian penduduk dengan warga negara disalah artikan. Mereka beranggapan bahwa penduduk dengan warga negara sama. Padahal penduduk dengan warga negara berbeda. Penduduk adalah orang-orang yang mendiami suatu wilayah, sedangkan warga negara adalah orang-orang yang menjadi unsur dari negara. Telah kita ketahui bahwa ada tiga unsur berdirinya negara yaitu wilayah, pemerintah, dan warga negara. Sehingga tanpa adanya warga negara, seseorang atau kelompok tidak dapat mendirikan suatu negara. Selain itu, warga negara berkedudukan sebagai orang merdeka, karena mendirikan suatu negara dengan kekuatan bersama, tanggung jawab bersama dan untuk kepentingan bersama.

SEJARAH PEMIKIRAN DAN PERKEMBANGAN PANCASILA DI MASA ORDE LAMA, ORDE BARU DAN REFORMASI



Di setiap masa, pancasila mengalami perkembangan terutama dalam mengartikan Pancasila itu sendiri. Pada masa orde lama yaitu pada masa kekuasaan presiden Soekarno, Pancasila mengalami ideologisasi. Pada masa ini pancasila berusaha untuk dibangun, dijadikan sebagai keyakinan, kepribadian bangsa Indonesia. Presiden Soekarno, pada masa itu menyampaikan ideologi Pancasila berangkat dari mitologi atau mitos, yang belum jelas bahwa pancasila dapat mengantarkan bangsa Indonesia ke arah kesejahteraan. Tetapi Soekarno tetap berani membawa konsep Pancasila ini untuk dijadikan ideologi bangsa Indonesia.