Menurut
Langgulung pendidikan Islam tercakup dalam delapan pengertian, yaitu
At-Tarbiyyah Ad-Din (Pendidikan keagamaan), At-Ta’lim fil Islamy (pengajaran
keislaman), Tarbiyyah Al-Muslimin (Pendidikan orang-orang islam), At-tarbiyyah
fil Islam (Pendidikan dalam islam), At-Tarbiyyah ‘inda Muslimin (pendidikan
dikalangan Orang-orang Islam), dan At-Tarbiyyah Al-Islamiyyah (Pendidikan
Islami). Arti pendidikan Islam itu sendiri adalah pendidikan yang berdasarkan
Islam. Isi ilmu adalah teori. Isi ilmu bumi adalah teori tentang bumi. Maka isi
Ilmu pendidikan adalah teori-teori tentang pendidikan, Ilmu pendidikan Islam
secara lengkap isi suatu ilmu bukanlah hanya teori.
Sabtu, 08 Maret 2014
PENDIDIKAN SEBAGAI ILMU DAN SISTEM
Pendidikan
Sebagai Ilmu
·
Menurut M.J. Langeveld,
ilmu
pendidikan adalah suatu ilmu yang bukan saja menelaah obyeknya untuk mengetahui
betapa keadaan atau hakiki obyek itu, melainkan mempelajari pula betapa
hendaknya bertindak.
·
Menurut S. Brodjonagoro, ilmu pendidikan adalah teori
pendidikan, perenungan tentang pendidikan. Dalam ari luas ilmu pendidikan
adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari soal-soal yang timbul dalam praktek
pendidikan.
·
Menurut Cater V. Good,
ilmu
pendidikan adalah suatu bangunan pengetahuan yang sisitematis mengenai
aspek-aspek kuantitatif dan obyektif dan proses belajar, menggunakan instrument
secara seksama dalam mengajukan hipotesis-hipotesis pendidikan untuk diuji dan
pengalaman, seringkali dalam bentuk eksperimental.
Pancasila Sebagai Falsafah Hidup Bangsa
Pancasila
menjadi landasan fundamental dalam kehidupan berbangsa. Pancasila juga sebagai
alat pemersatu dalam hidup kerukunan berbangsa, serta sebagai pandangan hidup
untuk kehidupan manusia Indonesia sehari-hari. Dengan demikian, Pancasila
sebagai falsafah hidup bangsa harus diketahui oleh seluruh warga Negara
Indonesia.
Falsafah atau filsafat secara etimologi berasal dari bahasa Yunani “philein” yang
artinya “cinta” dan “sophos” yang artinya “hikmah” atau “kebijaksanaan”.
Filsafat adalah pandangan hidup seseorang atau
sekelompok orang yang bersifat menyeluruh. Filsafat memiliki dua objek lingkup
pengertian, yaitu objek material dan objek formal. Objek material bersifat
konkret dan abstrak. Yang bersifat konkret seperti manusia, alam, benda,
binatang,dll, sedang yang bersifat abstrak seperti ide, nilai, ideologi, moral,
dll. Sedangkan objek formal filsafat merupakan cara peneliti memandang objek
material.
Pancasila dan UUD 1945
Negara
dibentuk tidak tanpa tujuan. Negara dibentuk untuk mencapai suatu tujuan, yaitu
kesejahteraan. Menurut Max Weber, negara memiliki sifat yang memaksa dan
monopoli. Sewaktu-waktu negara dapat menindas rakyat dengan sifat yang
dimilikinya, bahkan penindasan tersebut dapat dilakukan dengan kekerasan fisik.
Sehingga negara harus dikontrol agar tidak otoriter pada rakyatnya. Maka
konstitusi diperlukan untuk mengontrol negara dan meyakinkan negara untuk
mencapai tujuan awalnya yaitu untuk mencapai kesejahteraan.
PANCASILA DAN IMPLEMENTASINYA
Pancasila sebagai
ideologi terbuka, yaitu pancasila dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan
jaman ataupun perkembangan ideologi lain. Indonesia menganut ideologi terbuka karena Indonesia menggunakan sistem
pemerintahan demokrasi yang di dalamnya membebaskan setiap masyarakat untuk
berpendapat dan melaksanakan sesuatu sesuai keinginannya masing-masing tetapi
tetap sesuai dengan norma-norma yang ada di dalam pancasila. Pancasila sebagai
ideologi terbuka mempunyai nilai-nilai yaitu nilai dasar yang bersumber pada
kehidupan masyarakat maupun realita bangsa Indonesia seperti
Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan; nilai instrumental untuk
melaksanakan nilai dasar, seperti UUD 45,UU, Peraturan-peraturan, Ketetapan
MPR, DPR, dll; dan nilai praktis yang merupakan penjabaran dari
nilai instrumental dan terkandung dalam kenyataan sehari-hari yaitu bagaimana
cara kita melaksanakan
nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,
seperti toleransi,
gotong-royong,
musyawarah, dll.
PANCASILA DAN IDEOLOGI
Pancasila
sebagai kepribadian bangsa merupakan perwujudan dari sikap bangsa dalam sikap
mental dan perilaku serta amal perbuatan. Pancasila sebagai ideologi bangsa dan
Negara hakikatnya bukan hanya suatu hasil perenungan seseorang atau kelompok
sebagaimana ideologi lain di dunia, namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai
adat istiadat, kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan
hidup masyarakat Indonesia.
Ekonomi Pancasila
Konsep
ekonomi pancasila berasal dari ide para pendiri bangsa Indonesia, Muhammad
Hatta dan Soekarno. Di tengah berkembangnya sistem ekonomi sosialis dan ekonomi
kapitalis. Di dalam ekonomi sosialis, segala sesuatu yang ada di dalam negara
dimiliki bersama. Negara merupakan penguasa ekonomi sehingga disebut juga
ekonomi komando. Harga barang telah ditentukan oleh negara. Dampak positif dari
penerapan ekonomi ini adalah tidak ada kesenjangan di antara warga negara,
yaitu tidak ada yang kaya dan miskin, sebab warga negara yang kaya harus
berbagi pada yang miskin. Contohnya ketika selesai perang dunia, di Uni soviet,
warga negara yang memiliki rumah harus berbagi dengan warga negara yang tidak memiliki
rumah. Selain itu, kebutuhan yang diperlukan setiap individu telah ditentukan.
Tetapi penerapan ekonomi ini menyebabkan individu tidak dapat berkembang dan
ketika negara kehabisan sumber daya maka negara tersebut akan mengalami
kebangkrtutan.
Langganan:
Postingan (Atom)