Sabtu, 28 September 2013

SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA



Sistem pemerintahan negara Indonesia adalah sistem presidensial. Prinsip bahwa negara Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial dapat dipahami dari adanya ketentuan – ketentuan UUD 1945, sebagai berikut :
‘Presiden RI memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD (pasal 4 ayat 1)
‘Presiden dibantu oleh menteri negara’ (pasal 17 ayat 1 )
‘Menteri – menteri itu diangkat dan diberhentikan oleh Presiden’ (pasal 17 ayat 20)
‘Setiap Menteri membidangi urusan tertentu dalam pemerintahan’ (pasal 17 ayat 3)
‘Pembentukan, pengubahan, dan pembubaran kementrian negara diatur dalam undang-undang’ (pasal 17 ayat 4)

UPAYA PENEGAKKAN HAM

Penegakkan HAM adalah berbagai tindakan yang dilakukan untuk membuat HAM semakin diakui dan dihormati oleh pemerintah dan masyarakat.

contoh menulis notulen

Notulen Diskusi




Tanggal diskusi           : 14 September 2012
Tempat diskusi            : Ruang Kelas XII IPA 1
Waktu diskusi             : Pukul 08.30 – 08.55 WIB
Tema diskus                : Pengaruh Internet terhadap Prestasi Pelajar

PENYAKIT KULIT



A.    Eksim (Ekzema)

Merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan kulit kemerah-merahan, bersisik, pecah-pecah, terasa gatal terutama pada malam hari (eksim kering), timbul gelembung-gelembung kecil yang mengandung air atau nanah, bengkak, melepuh, tampak merah, sangat gatal dan terasa panas dan dingin yang berlebihan pada kulit (eksim basah). Bagian tubuh yang sering diserang eksim yaitu tangan, kaki, lipatan paha, dan telinga .
Eksim disebabkan karena alergi terhadap rangsangan zat kimia tertentu seperti yang terdapat dalam detergen, sabun, obat-obatan dan kosmetik, kepekaan terhadap jenis makanan tertentu seperti udang, ikan laut, telur, daging ayam, alkohol, vetsin (MSG), dan lain-lain

PENYAKIT MENULAR SEKSUAL



Penyakit menular ialah yang menjalar dari seseorang kepada orang lain, bahkan dapat menjalar kepada seluruh masyarakat. Seseorang dapat menderita penyakit menular seksual (PMS) bila ia melakukan hubungan seksual dengan orang yang menderita penyakit tersebut. Ada beberapa hubungan seksual yang dapat menyebabkan munculnya PMS :
·         Kelamin dengan kelamin (gentino geital)
·         Mulut dengan kelamin (oral genital)
·         Lubang dubur dengan kelamin (onal genital)
Orang yang beresiko tinggi tertular PMS adalah mereka yang sering berganti-ganti pasangan dalam hubungan seksual. Ada lebih 30 macam penyakit yang hingga sekarang diketahui sebagai PMS. Penyakit menular seksual disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan protozoa.
Jenis-jenis Penyakit Menular Seksual (PMS)

PERIODISASI DAN KRONOLOGI SEJARAH



A.PERIODISASI
Pengertian Periodisasi
Periodisasi dalam sejarah adaah tingkat perkembangan masa dalam sejarah atau pembabakan masa dalam sejarah yang dapat dibagi atas beberapa babak,zaman,masa,atau periode.Pembabakan dilakukan karena rentang waktu atau masa sejak manusia ada hingga sekarang merupakan rentang yang sangat panjang sehingga para ahli atau sejarawan mengalami kesulitan untuk memahami maupun membahas masalah-masalah yang muncul dalam sejarah kehidupan manusia,dan untuk mempermudanya para ahli menyusun suatu priodisasi sejarah atau pembabakan masa sejarah dengan menyajikan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam setiap periode itu secara urut dan sistematis dari awal sampai akhir.

SEJARAH

Sejarah secara sempit adalah sebuah peristiwa manusia yang bersumber dari realisasi diri, kebebasan dan keputusan daya rohani. Sedangkan secara luas, sejarah adalah setiap peristiwa (kejadian). Sejarah adalah catatan peristiwa masa lampau, studi tentang sebab dan akibat. Sejarah kita adalah cerita hidup kita.
Sejarah sangat penting dalam kehidupan suatu bangsa karena:
      Sejarah merupakan gambaran kehidupan masyarakat di masa lampau
      Dengan sejarah kita dapat lebih mengetahui peristiwa/kejadian yang terjadi di masa lampau
      Peristiwa yang terjadi di masa lampau tersebut dapat dijadikan pedoman dan acuan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa di masa kini dan yang akan datang
      Dengan sejarah kita tidak sekedar mengingat data-data dan fakta-fakta yang ada tetapi lebih memaknainya dengan mengetahui mengapa peristiwa tersebut terjadi